22.5.17

SAKIT PUNGGUNG Saat Bersepeda


Sakit punggung telah menjadi cedera "nontraumatik" paling umum yang dialami pesepeda dan hal itu sepertinya tidak perlu terjadi jika anda mengetahui apa yang harus dilakukan. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menghentikan erangan saat harus melepaskan tali pengikat ransel bawaan Anda. Phil Mack fisioterapis berpengalaman di Peebles Phisiotherapy Skotlandia, berbagi pengetahuannya untuk kita.

"Sebagai pengendara sepeda sekaligus Fisioterapis Olah Raga di Peebles Skotlandia, bersepeda gunung adalah wisata yang paling populer di Inggris. Saya sering melihat pengendara mengalami berbagai cedera, dari statistik kami jelas bahwa sakit punggung karena bersepeda gunung sedang mengalami peningkatan "

Apa penyebabnya?

Ada sejumlah penyebab sakit punggung akibat dari bersepeda gunung,  penyebab utamanya adalah dari ransel yang kita bawa yang semakin berat! Saat menjelajah seharian di pegunungan atau di jalan setapak, bahkan seringkali ke daerah yang terpencil, adalah penting untuk membawa perlengkapan sebanyak mungkin untuk mengantisipasi kerusakan sepeda, perubahan cuaca, membawa makanan dan minuman. Itu semua bisa menambah beban ransel sampai 10 kilogram!

Posisi ransel adalah faktor utama yang menyebabkan sakit punggung.

Jika anda membawa ransel saat bersepeda, Sebagian besar posisi penempatan ransel adalah di daerah toraks (mid-back), dimana punggung bagian bawah bertindak sebagai suspensi antara panggul dan pinggul. Oleh karena itu, punggung bawah  bekerja sangat keras untuk mempertahankan posisi netral, dan struktur jaringan lunak sekitarnya (otot, tendon, dan ligamen) menjadi kelebihan beban, itulah yang menyebabkan rasa sakit.   

Akan sangat wajar untuk mengalami sakit punggung setelah perjalanan yang panjang, tapi jika rasa sakit itu tidak hilang setelah beberapa hari, saatnya untuk melakukan pemeriksaan.

Penyebab lainnya. 

Otot inti yang lemah adalah penyebab sakit punggung bawah yang sangat umum. Bagian punggung Anda itu seperti jembatan dengan bahu dan panggul sebagai tiangnya. Bagian belakang tengah didukung oleh tulang rusuk, sehingga punggung bagian bawahnya menjadi titik yang lemah. Sekarang bila kita simpan tas yang berat, akan dimengerti mengapa begitu banyak pengendara yang menderita sakit punggung. Memiliki otot inti yang kuat akan membantu melindungi punggung bagian bawah dan membuatnya lebih mudah mempertahankan di posisi yang kuat dan stabil

Otot yang kuat adalah salah satu senjata terbaik melawan rasa sakit punggung!

Beberapa pengendara memiliki otot pinggul yang rapat, terutama otot paha atas yang menyambung kebelakang dan otot bahu. Jika otot-otot ini terus-menerus tegang maka akan menyebabkan gerakan otot panggul meningkat, yang akan membuat punggung bagian bawah bekerja lebih keras untuk memberi kompensasi dan mengakibatkan sakit punggung. Mobilitas pinggul yang buruk juga bisa menyebabkan luka lain seperti sindroma Iliotibial band atau cedera pada otot sambungan lutut.

Ukuran sepeda yang salah, terutama rangka yang terlalu besar menyebabkan over-reach dan faktor ketinggian sadel adalah dua kesalahan dasar yang dapat menyebabkan sakit punggung serta luka lainnya seperti nyeri pinggul. Kesalahan yang tak perlu seperti panjang batang, Crank Arm dan posisi sadel juga dapat berkontribusi terhadap nyeri punggung.

Sepeda yang pas sadalah penting, carilah pemandu profesional.


Cara mencegah.

Salah satu cara untuk mengurangi berat beban adalah dengan memanfaatkan Bottle Cage yang biasa terdapat di rangka sepeda, menyimpan dua botol 750ml di tempat tersebut bisa mengurangi beban hingga 1.5kg di punggung anda. 

Menggunakan bottle cage bisa mengurangi berat badan secara signifikan.

Tas pinggang juga dapat mengurangi beban di punggung seperti tas Hipster Hydration Belt Source atau EVOC Hip Pack Race yang bisa menjaga agar bobot tetap rendah, Pertimbangkan juga untuk memakai sadel bag untuk menyimpan alat dan suku cadang sepeda Anda yang akan membantu mengurangi beban di punggung Anda. Produsen sepeda seperti Specialized mulai tampil dengan cara yang cerdik dalam cara menyimpan lebih banyak barang di sepeda.

Banyak produk baru yang memungkinkan Anda untuk membawa barang tanpa ransel.

Tas pinggang mungkin tidak terlihat keren di sepeda gunung, namun dengan kantong yang lebih rendah dari ransel, dapat membantu menyebarkan muatan. Sekarang ada juga rompi penyimpanan khusus seperti RaceFace Tank yang memungkinkan Anda membawa barang-barang penting tanpa ransel.

Sesuaikan teknik pendakian Anda.

Banyak dari kita untuk tetap duduk di atas sadel saat melakukan pendakian, termasuk saat  membawa tas yang berat, ini bisa membuat ketegangan meningkat di bagian punggung bawah. Dengan sesekali berdiri akan membantu mengurangi stres di punggung bawah karena tulang belakang akan berada dalam posisi yang lebih netral. Selain itu, menjaga gigi sedikit lebih mudah dan karena itu irama yang lebih tinggi juga akan membantu mengurangi ketegangan pada punggung bagian bawah Anda.

Berdirilah sewaktu-waktu saat mengayuh di atas pedal.

Perbaiki kekuatan.

Memiliki otot yang kuat akan membantu melindungi punggung saat Anda bersepeda dalam posisi wajar. Ini akan membantu memperkuat "jembatan" antara tulang belakang dengan panggul dimana sebagian besar nyeri punggung biasanya terjadi. 3 latihan yang membantu memperkuat otot Anda adalah Plank, Shoulder Bridge, dan Side Bridge Star. Namun, melakukan teknik yang benar sangatlah penting untuk mendapatkan kekuatan yang baik, jadi sebaiknya mendapatkan arahan dari instruktur yang berpengalaman untuk menunjukkan kepada Anda bagaimana melakukan latihan dengan benar:


Tingkatkan mobilitas pinggul.

Dengan meningkatkan mobilitas pinggul dapat meningkatkan performa Anda sekaligus mengurangi risiko cedera. Latihan berikut sangat bagus untuk mobilitas pinggul tsb : 
Deep supported squats : https://www.youtube.com/watch?v=AYQWVdPgQl0
Lunges : https://www.youtube.com/watch?v=COKYKgQ8KR0
Glute stretching : https://www.youtube.com/watch?v=Qby3ZsiidMY
Hip flexor stretch : https://www.youtube.com/watch?v=6M__YiDw55U
Piriformis stretch : https://www.youtube.com/watch?v=eKp2f5-jRbI

Menjaga fleksibilitas adalah kunci, pastikan untuk mengunjungi seorang profesional untuk membantu menjaga kebugaran Anda.

Tinjau posisi sepeda Anda.

Memastikan sepeda Anda sesuai dengan ukuran sangatlah penting untuk memaksimalkan kinerja demi menghindari kemungkinan cedera. Carilah toko sepeda yang bagus dan  berpengalaman dalam hal fiting. 


Fisioterapi, pelepasan myofascial, dan pijat.

Bila segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik dan Anda tidak dapat menahan rasa sakit di pinggang atau cedera lainnya, maka Fisioterapis Olahraga berpengalaman dapat mendiagnosis akar rasa sakit atau cedera Anda. Mereka dapat menerapkan pengobatan langsung seperti pelepasan myofacial, mobilisasi atau pijat yang akan membantu Anda untuk membebaskan dari rasa nyeri. Mereka juga akan mengajarkan cara mengelola dari sakit punggung atau memberikan latihan untuk mengatasi kekakuan tersebut. Pemijatan secara teratur juga akan membantu mencegah sakit punggung dan dapat mempercepat pemulihan.

Terkadang Anda harus menghubungi ahli. Jika sakit punggung tak bisa hilang. 

Saran terakhir adalah jangan mentolerir sakit punggung ketika bersepeda gunung. Praktis setiap pengendara yang mengalami sakit punggung di klinik telah kita pulihkan dan sekarang sudah bebas dari rasa sakit. Beberapa orang butuh waktu lebih lama untuk sembuh dan mungkin sedikit lebih rumit karena kombinasi sebab akibat, tapi tidak ada yang tidak bisa diatasi. Anda hanya butuh saran dan pengobatan yang tepat dan menjadi pintar dalam memanfaatkan ransel!



Tentang Phil Mack.



Phil Mack adalah seorang pengendara sepeda solo dan tahu betul tuntutan fisik dalam bersepeda. Dia memiliki lebih dari 18 tahun pengalaman fisioterapi dan ilmu olahraga yang bekerja untuk atlet dan tim profesional dan internasional di seluruh Inggris, Australia dan Afrika Selatan, termasuk Springboks Afrika Selatan, Leicester Tigers dan Ulster Rugby, serta Tim Triathlon Afrika Selatan. Secara pribadi, ia telah mewakili Afrika Selatan dan Inggris Raya di Triathlon dan Duathlon, sangat mencintai bersepeda gunung dan mendaki. 

Penulis : Phil Mack
Foto: Catherine Smith dan Trev Worsey
enduro-mtbdotcom.

17.5.17

SRAM atau Shimano ?






Produsen komponen sepeda Shimano dan SRAM menawarkan berbagai produknya dari mulai level bawah hingga atas. SRAM yang berbasis di Chicago berfokus hanya pada pembuatan komponen sepeda kelas atas saja. Sementara Shimano, perusahaan Jepang, memperluas jangkauan produk mereka sampai ke peralatan memancing dan mendayung, meskipun porsi pendapatan terbesar mereka tetap dari komponen sepeda. Shimano adalah pemimpin pasar dalam komponen sepeda dengan pangsa 50% lebih di pasar global.


Jajaran Produk.

SRAM memiliki produk Groupset sepeda gunungnya yang dimulai dari seri  X1, kemudian naik ke X3, X4. X5, X7, X9, X0, X01, hingga ke XX dan XX1 yang lebih profesional. Sementara group set untuk sepeda road bike urutannya adalah : Apex, Rival, Force dan Red.

Untuk  groupset sepeda gunung,  Shimano menggulirkan produknya mulai dari seri SIS sebagai  entry level, kemudian naik ke seri  Tourney, Altus, Acera, Alivio, Deore, SLX, Deore XT, Zee, Saint, XTR dan akhirnya XTR Di2. Sementara Hirarki di seri roadbikenya adalah dari Shimano 2300, ke Sora, Tiagra, Shimano 105, Ultegra, dan sampai Dura-Ace.


Perbedaan Utama Komponen.

Beberapa konsumen berpendapat bahwa antara produk Shimano dan SRAM sama baiknya dalam hal harga, sesuai dengan pilihan yang menyangkut masalah kenyamanan, kualitas dan fungsinya. Namun tetap  ada beberapa perbedaan yang mencolok seperti :

• Rasio alih gerak, (antara shifter dengan FD/RD) berbeda, Shimano bergerak pada rasio 2:1, sementara SRAM pada rasio 1:1. Dengan Rasio 1:1 berarti kabel bergerak lebih jauh untuk setiap perpindahan giginya, mungkin itu yang kadang membuat pengaturan menjadi kurang peka terutama pada saat kondisi berlumpur atau oleh pengaruh yang lainnya.

• Shifter : Pada produk tertingginya, SRAM menggunakan sistem double tap, yang mana satu tuas untuk menggeser ke atas, satu lagi ke bawah yang cukup digerakkan oleh jempol saja. Sementara Shimano menggunakan sistem dua tuas tradisional, untuk naik pake jempol dan untuk turun pakai telunjuk. Namun diperjalanan shimano membuat produk shifternya yang sama-sama bisa di gerakan jempol saja, dan itu dimulai dari seri Deore M675.


Inovasi.

Sistem perpindahan gigi di grip (atau twist shifting) adalah produk terobosan SRAM di industri sepeda, yang memungkinkan pendatang baru untuk mulai bersaing dengan raksasa seperti Shimano. Meskipun di awal-awal sempat mengalami malfungsi dalam kondisi berlumpur, dunia persepedaan akhirnya menerima produk baru tersebut. sejak saat itu SRAM menjadi pesaing utama Shimano dalam komponen bersepeda, karena dari sistem perpindahan gigi di grip itulah nama perusahaan ini meroket. 

Pada tahun 1984, Shimano memperkenalkan sistem pergantian gigi pertamanya dengan cara penghentian terpisah antara roda gigi untuk menggantikan sistem sebelumnya, akhirnya semua sepeda modern sekarang ini dibuat seperti itu. Pada tahun 1990, Shimano menawarkan sistem pedal tanpa klip pertama dengan cara membuat sistem Cleat yang disembunyikan di telapak sepatu, sehingga saat tidak mengayuh sepatu bisa dipakai untuk berjalan normal. Kemudian di tahun 2009 Shimano membuat sistem perpindahan gigi secara elektronik (Shimano XTR Di2) pertama yang di klaim mampu memindahkan gigi lebih cepat daripada sistem berbasis kabel biasa dan sistem itu dapat mengkalibrasi sendiri.


Garansi dan Layanan Pelanggan.

Shimano menawarkan garansi dua tahun untuk kualitas dan pengerjaan material pada beberapa produknya, dan tiga tahun untuk komponen Dura-Ace dan XTR. Klaim garansi bisa dilakukan langsung ke Shimano, atau melalui dealer terdekat. Waktu penyelesaian garansi di klaim hanya 5 hari saja. Shimano bisa dihubungi langsung via telepon ke bagian customer service, namun tidak menerima email. 

SRAM menawarkan garansi dua tahun untuk semua produknya. Namun SRAM berbeda dengan Shimano karena mereka tidak berhubungan langsung dengan konsumen. Semua garansi SRAM dan masalah layanan pelanggan harus ditangani melalui toko sepeda dimana barang itu didapat. Pengaturan ini kadang membuat frustrasi pelanggan yang tidak memiliki akses ke toko sepeda lokal yang baik karena mereka kadang punya kebijakan tersendiri.


Tentang SRAM dan Shimano.

SRAM adalah perusahaan komponen sepeda yang berdedikasi. Perusahaan hanya berfokus pada komponen sepeda dan tidak menyimpang dalam lini produksinya. Melalui serangkaian akuisisi selama bertahun-tahun, SRAM menjadi pesaing utama dominasi pasar Shimano, dan bertujuan menjadi one-stop-shop untuk produsen rangka sepeda dan pemilik merek yang mencari sumber komponen sepeda. Perusahaan menawarkan berbagai produk, mulai dari tingkat pemula sampai tingkat pro, dan estimasi internal memperkirakan pangsa pasar SRAM mereka sekitar 15%. Shimano adalah produsen peralatan outdoor multinasional Jepang, terutama komponen sepeda yang merupakan bagian terbesar dari pendapatan mereka. Selama beberapa dekade, perusahaan ini telah menjadi inovator di industri ini. Pendapatan tahunan mereka dari komponen sepeda tidak diketahui, namun kemungkinan lebih dari $ 1 miliar, dan produk ini menguasai 50% penjualan komponen sepeda global.




Sejarah.

"SRAM" adalah akronim dari nama Scott, Ray, dan Sam, tiga pendiri  perusahaan tersebut. Perkembangan sistem pergantian gigi  mereka telah memberi celah untuk ‘masuk' ke industri ini. Pada tahun 1990, mereka menuntut Shimano untuk menghentikan praktik bisnis yang tidak adil yang menawarkan insentif kepada semua produsen sepeda untuk memakai komponen Shimano di semua produknya. Kasus tersebut diselesaikan di luar pengadilan dan akhirnya SRAM mendapat kesempatan untuk bersaing di industri komponen sepeda. Pada perjalanannya SRAM mengakuisisi beberapa perusahaan, termasuk RockShox, Avid, Truvativ, Zipp, Sachs, dan QUARQ.

Pada era 1970-an, ada peningkatan permintaan sepeda di dunia yang melampaui kemampuan pemasok tradisional Eropa, beberapa perusahaan Jepang, termasuk Shimano mengisi kekosongan tersebut. Shimano menggunakan strategi dengan menawarkan produk berteknologinya yang murah dibanding dengan yang ada di pasar.  Strategi ini berhasil dan melalui inovasi dan visi yang jelas, Shimano akhirnya mendominasi pasar komponen sepeda dunia.



Referensi :

Wikipedia: SRAM Corporation
Wikipedia: Shimano
The Product that Changed the World - Bike Magazine
Shimano MTB Component Hierarchy - ChooseMyBicycle.com
SRAM MTB Component Hierarchy - ChooseMyBicycle.com
Wikipedia: Electronic Gear-Shifting System
Shimano Road Component Hierarchy - ChooseMyBicycle.com

(diffendotcom)

Labels: ,

14.5.17

Selamat Ulang Tahun FEDERAL BANDUNG INDONESIA !!

1


2


3


4


5


6


7


8


9


10


11


12


13


14


15




Labels: , , , , ,

9.5.17

Sisi Aerodinamika Penempatan PANNIERS

Pasang di Depan, di Belakang atau pakai Tas BikePacking saja?



Beberapa bulan yang lalu saya menguji beban yang berbeda pada pannier untuk mencari bagaimana perbedaan tersebut bisa mempengaruhi kecepatan perjalanan bersepeda. Pada satu uji coba, saya memutuskan untuk menggunakan pannier depan daripada belakang, dan menyadari akan adanya perbedaan kecepatan. 

Pengalaman itu memberi saya ide untuk menghitung perbedaan faktor aerodinamis antara membawa pannier depan, pannier belakang, keduanya dan tas bikepacking dan mencobanya di velodrome. Saya mengelilinginya sambil mengumpulkan data menggunakan Power Meter untuk memastikan bahwa usaha saya hasilnya bisa konsisten dari awal sampai akhir. Ini bukan ilmu pasti, tapi ini yang terbaik yang bisa  dilakukan karena saya tidak memiliki akses untuk mengujinya di terowongan angin.

Menguji efek aerodinamis pannier belakang.


Percobaan.

Saya menggunakan velodrome di luar Melbourne (AUS) sebagai tempat uji coba. Velodrome ini panjangnya 320.622m. Ada hembusan angin yang datang dari arah selatan di hari itu. Sepeda yang digunakan adalah sepeda touring Surly Long Haul Trucker. Beratnya tepat 15 kg  dibalut oleh ban Schwalbe Marathon Mondial 40mm. Saya memasang Stages Power Meter pada Crank Arm di posisi 200w. Saya memakai kaus, karena pakaian itulah yang biasanya saya pakai saat di perjalanan.

Saya menguji empat konfigurasi tas yang berbeda. Dengan menggunakan pannier Ortlieb Backroller Plus 21L. Saat menguji setelan saya menggunakan Backrollers di belakang dan Frontrollers di depan. Sementara perlengkapan bikepacking terdiri dari Sadel Bag Revelate 12L, Half Frame Bag, Top Tube Bag dan Dry Bag yang dipasang ke handlebar. Sedangkan berat keseluruhan untuk setiap tas itu sama.

Semua tes dilaksanakan dengan rolling start, dilakukan dengan pola yang sama dari awal sampai akhir. Kekuatanpun berfluktuasi sedikit dari satu sisi ke sisi lainnya, mungkin karena perubahan ketinggian jalur.

Awalnya saya menyelesaikan 10 putaran (kl. 3.2km) untuk masing-masing tas. Kemudian  diuji ulang 10 putaran lagi untuk memastikan konsistensi waktu. Kecepatan rata-rata dan waktu tempuh semua didasarkan pada 20 putaran untuk setiap pengujian.


Bagaimana dengan Stamina?

Lelah, tapi tidak berpengaruh pada hasil. Saya gunakan semua kekuatan di sepanjang hari itu, jadi meski saat itu sedikit merasakan lelah tapi tekanan yang saya berikan pada pedal tetap sama dari awal sampai akhir.


Ini adalah Power Meter yang digunakan untuk memastikan konsistensi di semua tahapan pengujian.


Hasilnya.

Tas Bikepacking - 20 lap @ 200.5w Average Power
38,262 detik rata-rata per putaran
119.34 detik rata-rata per kilometer
Kecepatan rata-rata 30.17km /jam
Perkiraan waktu untuk perjalanan 100km : 3:18:54

Tas Pannier Belakang - 20 lap @ 199.5w Average Power
40,931 detik rata-rata per putaran  
127,66 detik  rata-rata per kilometer            
Kecepatan rata-rata 28.20km /jam
Perkiraan waktu untuk perjalanan  100km : +12 menit (6,5% lebih lambat)

Tas Pannier Depan - 20 lap @ 199w Average Power
40,89 detik rata-rata per putaran     
127,54 detik  rata-rata per kilometer                          
Kecepatan rata-rata 28.23km /jam
Perkiraan waktu untuk perjalanan 100km : +12 menit (6,4% lebih lambat)

Tas Pannier Dpn & Blk - 20 lap @ 200w Average Power
41,542 detik rata-rata per putaran      
129,57 detik  rata-rata per kilometer               
Kecepatan rata-rata 27.78km / jam
Perkiraan waktu untuk perjalanan 100km : +17 menit (7,9% lebih lambat)


Empat set Tas yang berbeda semuanya beratnya sama untuk konsistensi dalam pengujian.


Analisis

Efek dari drag aerodinamis ternyata cukup signifikan. Dengan menggunakan dua pannier baik di depan maupun belakang ternyata memperlambat kecepatan sekitar 6,5%, sementara ketika kedua perangkat tersebut disematkan malahan bisa memperlambat kecepatan sampai 7,9%.

Masuk akal untuk memperkiraan data ini karena jumlah putaran yang saya selesaikan pada velodrome seimbang dengan pengaruh eksternal. Ini meyakinkan saya bahwa setelah menyelesaikan 10 putaran, dan melakukan pengujian ulang untuk 10 putaran lagi, saya tetap berada dalam kondisi yang baik. 

Yang menarik adalah bahwa ada sedikit perbedaan antara menggunakan panniers depan dengan belakang. Sementara ini ada anggapan bahwa memasang panniers di depan dengan posisi agak kebawah bisa mengurangi efek drag aerodinamis, pada pengujian saya menunjukkan bahwa pendapat itu tidak tepat. Seperti yang diduga, memakai dua set pannier ke sepeda bisa memperlambat 0,5km / jam lagi.



Menarik, saya menemukan sedikit perbedaan kecepatan antara setup depan dan belakang.


Beberapa Pemikiran tentang Aerodinamika.

Semakin jauh jarak yang anda tempuh, pastinya semakin penting aerodinamika itu. Jika anda bermaksud menghabiskan beberapa hari diperjalanan, maka pertimbangan untuk penghematan waktu menjadi penting, namun yang lebih penting lagi  jika yang digunakan di perjalanan adalah tas berjenis bikepacking. Misalnya, anda menempuh jarak 200 km dengan rute yang datar, anda bisa melakukan penghematan selama 24 menit di hari tersebut, dengan jumlah usaha yang sama.


Jika Anda tidak membawa banyak barang, gunakanlah tas bikepacking yang dapat menghemat banyak waktu.


Kemasan.

Ketika muncul pertimbangan diantara perlunya kecepatan dalam perjalanan atau pemilihan tas yang berbeda, sebaiknya anda memutuskan berdasarkan rencana perjalanan yang akan anda lakukan. Jika ingin membawa barang-barang yang bisa membuat nyaman atau jika anda bepergian untuk waktu yang lama, maka pannierlah solusinya. Namun jika Anda bepergian dengan santai, anda bolehlah memilih kemasan yang lain.


Efisiensi aerodinamika sangat besar, Haruskah saya menjual semua pannier saya?

Ga usah !

Panniers sangat dibutuhkan untuk perjalanan bersepeda, karena seperti yang mereka bilang, pannier itu :
- Gampang untuk naik atau turun dari sepeda.
- Mudah dilepas.
- Kuat.
- Tahan air.
- Mampu menampung semua jenis benda.
- Dua kali lebih besar kapasitasnya daripada bikepacking lengkap.

Untuk perjalanan di mana anda tidak perlu membawa banyak barang, sulit untuk berkelit dari tas bikepacking ini, lumayan ringan, sesuai untuk segala jenis sepeda dan mampu dikemas dengan cepat, masalah ramah aerodinamika itu hanyalah bonus saja....  

Penguji : Alee/cyclingabout




Labels: , , , , , , , , , , , , ,

8.5.17

SPECIALIZED Hardrock 29er



FRAME :
SPECIALIZED A1 PREMIUM ALUMUNIUM, SPORT TRAIL 29 GEOMETRY, ORE DOWN TUBE, EXTERNALLY RELIEVED HEAD TUBE, FORGED DROPOUTS, REINFORCED DISC MOUNT, REPLACEABLE ALLOY DERAILLEUR HANGER

FORK :
SR SUNTOUR XCT 29, COIL SPRING, 80MM TRAVEL, PRELOAD ADJUST, 1-1/8" STEERER, ALLOY LOWERS, HI-TEN 28MM STANCHIONS, DISC MOUNT

HEADSET :
1-1/8" THREADLESS, LOOSE BALL

STEM :
SPECIALIZED, FORGED ALLOY, 4-BOLT, 10-DEGREE RISE, 31.8MM

HANDLEBARS :
SPECIALIZED, FLAT BAR, ALLOY, 8-DEGREE BACKSWEEP, 4-DEGREE UPSWEEP, 680MM

GRIPS :
SPECIALIZED BODY GEOMETRY XCT, KRATON W/ GEL, LOCK-ON, CLOSED END

FRONT BRAKE :
SLX M670, HYDROLIC, ICE TECH PADS
SHIMANO ICE TECH, 8" ROTOR

REAR BRAKE :
SLX M670, HYDROLIC, ICE TECH PADS
SHIMANO ICE TECH, 6" ROTOR

FRONT DERAILLEUR :
SHIMANO, SLX 2/3-SPEED, TOP SWING, DUAL PULL

REAR DERAILLEUR :
SHIMANO DEORE LOCK M615, 10-SPEED, LONG

SHIFT LEVERS :
SHIMANO DEORE M675

CASSETTE :
SHIMANO DEORE, 10-SPEED, 11-36T

CHAIN :
SHIMANO DEORE 10 SPEED

CRANKSET :
SLX M670, 170 CM, 26/36 (MOD)

BOTTOM BRACKET :
HOLLOWTECH II

PEDALS :
WAVE, FULL BEARING

RIMS :
29", DISC, ALLOY, DOUBLE-WALL, PIN JOINT, 25MM INNER WIDTH, 36H

FRONT HUB :
SPECIALIZED, HI LO DISC, ALLOY, DOUBLE-SEALED, GROUND RACE, QR, 36H

REAR HUB :
SPECIALIZED, HI LO DISC, DOUBLE-SEALED BEARING, QR, 36H

SPOKES :
DT SWISS COMP 28,6 BLACK

FRONT TIRE :
SPECIALIZED FAST TRAK SPORT, 30TPI, WIRE BEAD, FLAK JACKET PROTECTION, 29X2.0"

REAR TIRE :
SPECIALIZED FAST TRAK SPORT, 30TPI, WIRE BEAD, FLAK JACKET PROTECTION, 29X2.0"

INNER TUBES :
STANDARD, SCHRADER VALVE

SADDLE :
BODY GEOMETRY MOUNTAIN, THICK PADDING, STEEL RAILS, 143MM

SEATPOST :
ALLOY, 2-BOLT, MICRO-ADJUST, 12.5MM OFFSET, 30.9MM, ANTI-CORROSION HARDWARE

SEAT BINDER :
ALLOY, NYLON/GLASS FIBER WASHER, QR, 34.9MM


1.5.17

Specialized Sequoia LIGHT TOURING BIKE The New 2017


veloforfun


Specialized baru saja mengumumkan model terbarunya untuk dimasukan ke jajaran sepeda petualangan mereka yang dinamakan Specialized Sequoia 2017, Sepeda ini diposisikan untuk berada di tengah-tengah antara kelas Specialized Diverge dan Specialized AWOL yang sudah ada sebelumnya.

Nama Sequoia sempat keluar-masuk di lini sepeda Specialized sejak diluncurkan di awal 1980an. Pada saat itu Sequoia adalah sepeda khusus karena memiliki dudukan rack dan fender  dan tambahan jarak yang cukup berguna untuk ban yang lebih lebar dan khusus diciptakan untuk jalan tanah/kerikil.

Dalam tiga dekade, Sequoia masih mempertahankan desain aslinya. Sepeda ini dibuat dengan menggunakan besi yang mana akan disesuaikan dengan bentuk rak depan dan belakang, serta spatbor dan bisa menggunakan ban yang lebih lebar berbeda dengan sepeda biasa atau sepeda cyclocross.



Fork karbon adalah salah satu yang menarik dari Sequoia ini dengan pegangannya yang berbentuk tirus. Routing kabel internal, rak, spatbor, rem cakram dengan dudukanmya yang mendatar didukung oleh sistem Thru Axle - terlihat bagus dan juga sangat fungsional. Lebar forknya bahkan bisa menampung ban sampai 50 mm! Ban yang anda lihat di gambar adalah ban Specialized Sawtooth 42c yang baru, yang dirancang untuk bisa bergulir cepat di medan kerikil.



Frame besi ini memiliki lubang eyelet dimana-mana. Cukup dipergunakan untuk rak belakang, spatbor dan tempat bidon ketiga. Kabel rem dan kabel shifter dikelola dengan sangat rapi di bawah downtube, dan jika anda ingin menggunakan gigi Di2, frame ini sudah siap. Uniknya, sepeda ini menggunakan threaded bottom bracket shell !




Untuk model specialized Expert sudah dilengkapi dengan drivetrain 1X. Ini sedikit lebih simpel, tapi tidak dengan model yang lebih rendah yang menggunakan FD.



Dudukan rem cakramnya yang mendatar dirancang di chainstay super rapi - kita akan segera melihat gaya kaliper ini akan diikuti oleh semua merk sepeda yang bercakram, mereka juga cukup bagus menempatkan titik eyelet untuk raknya.



Specialized telah memperkenalkan model stang barunya di sepeda ini yang menawarkan kenyamanan  di jalur offroad, bentuknya sangat artistik.


Bartape dan tempat duduk dilapisi oleh bahan denim yang bagus untuk memberi kesan unik pada sepeda ini. Sementara untuk model Expert sudah dilengkapi dengan seatpost karbon CG-R yang menawarkan flex vertikal setinggi 20mm guna kenyamanan saat berkendara di jalan yang bergelombang. 



Specialized juga merancang dan menanamkan pelek type Cruzero di sepeda ini yang mana pelek ini lebih lebar dari pelek biasa (25mm internal), untuk ukuran tersebut bisa dipasangkan ban hingga 40-50mm dan bisa memakai ban tubeless. Wheelset Cruzero dibuat dengan sederhana dengan jari-jarinya yang panjang baik pada sisi drive maupun  non-drive untuk roda depan dan belakang. Jika anda ingin ban yang lebih lebar lagi frame Sequoia ini kompatibel dengan wheelset 650B (27,5 inci) termasuk ban 650 × 47.



Sequoia tersedia dalam tiga model yang berbeda dalam enam ukuran yang berbeda pula. Setiap ukuran frame menggunakan perpaduan tubing yang berbeda tapi dengan kenyamanan yang sama. Ketiga sepeda itu semua terbuat dari besi, tapi hanya dua teratas yang akan memakai fork karbon. Model teratas (Sequoia Expert) memakai drivetrain 1x sementara yang lainnya 2x. Jenis sparepart akan berbeda dalam kualitas dan fungsinya berdasarkan harga tiap sepeda. Ada kemungkinan bahwa frameset tingkat Expert akan tersedia dengan harga US $ 1200. Lebih lanjut tentang harga ada di bawah ini.


Specialized Sequoia Expert 2017 US $3500



Specialized Sequoia Elite 2017 US $2500



Specialized Sequoia 2017 US $1300



Perbedaan Sequoia dengan model sepeda petualangan Specialized lainnya.

Sequoia vs Diverge :
- Lebar ban maksimum 10mm lebih lebar pada Sequoia (35 vs 45C).
- Diverge lebih pendek dalam frame mencapai 10mm, tapi sama pada frame stack.
- Diverge memiliki kemudi yang lebih cepat dan lebih gesit seperti sepeda roadbike.
- Diverge 10-15mm lebih pendek dari Sequoia di chainstay-nya.
- Diverge hadir dalam aluminium atau karbon, sementara Sequoia besi.

Sequoia vs AWOL :
- Lebar ban maksimum 5mm lebih sempit pada Sequoia (50 vs 45C).
- AWOL serupa dalam jangkauan frame, namun lebih tinggi pada frame stack sebesar ~ 30mm.
- AWOL memiliki kemudi yang lebih lambat tapi lebih stabil seperti sepeda gunung.
- AWOL 25mm lebih panjang dari Sequoia di chainstay.
- AWOL hadir dengan fork besi, sementara Sequoia hadir dengan garpu karbon di dua model teratas.





Diverge & AWOL





Sequoia with full backpacking



(Sumber : TheRadavist.com & cyclingabout.com)




Labels: , , , , , , , , , , ,